Menapaki Batu : Ketan Lorong

21 July 18 - Nadia Maya Ardiani

Alun-Alun Batu, selain menjadi salah satu meeting point favorit baik bagi pendatang yang transit sejenak maupun bagi warga Batu sendiri, juga menjadi tempat berkumpulnya spot-spot makan sedap. Selain Es Campur Pak Said yang sudah kita bahas sebelumnya, ada satu lagi kudapan legendaris yang terletak di area Alun-Alun Batu nih. Yup, Ketan Lorong namanya.

Ketan Lorong, Batu, Malang

Ketan Lorong mendapatkan namanya dari lokasi warungnya sendiri, yaitu di dalam ‘lorong’. Gang kecil yang terletak tepat di sebelah Milkiyaki tersebut berujung pada 1 rumah warga, yang mana merupakan rumah keluarga pemilik warung ketan ini. Telah berdiri sejak tahun 90an, kini Ketan Lorong dikelola oleh generasi ke-3, alias jajaran para cucu. Walau sudah sampai pada generasi ke-3, tapi resep asli tetap dipertahankan. Baik itu ketannya (andalan di sini adalah ketan bubuk yang ditaburi bubuk kedelai dan bubuk cabe, serta ketan komplit yang memiliki topping bubuk kedelai, kelapa parut, serta gula merah cair), maupun minuman racikan asli Ketan Lorong, yaitu Pokak.

Ketan Lorong, Batu, Malang

Pokak adalah minuman yang dibuat dari rebusan berbagai macam rempah-rempah, antara lain jahe, kayu manis, pala, kapulaga, cengkeh, keningar, dll. Adanya daun pandan yang juga menjadi salah satu bahan yang terkandung dalam racikan asli keluarga ini ‘menjinakkan’ sensasi pedas dan kekuatan rasa yang menjadi hasil dari rebusan berbagai rempah tersebut. Menyeruput hangatnya pokak sambil menikmati ketan bubuk atau ketan susu buatan rumahan yang begitu punel, sambil menyaksikan riuhnya kehidupan malam kota Batu, tentu akan menyenangkan.

Eh sebentar, tadi katanya warungnya ada di dalam lorong, lantas bagaimana caranya mau makan ketannya sambil melihat keramaian Alun-Alun Batu?

Ketan Lorong, Batu, Malang

Jangan khawatir, walau warungnya (dan sederet meja) memang ada di dalam lorong, tapi disediakan pula deretan meja kursi yang menghadap Alun-Alun. Lokasi kursi-kursi makan yang di luar ini dulunya ternyata adalah lokasi lama Ketan Lorong lho. Dulu Ketan Lorong berlokasi di trotoar tepat di depan lorong dan tidak memiliki nama, kemudian karena ada penertiban dari Satpol PP maka warung ketan harus berpindah tempat. Pindah ke dalam lorong yang hanya berjarak beberapa langkah dari tempat awal mereka jelas menjadi langkah yang masuk akal, aman, sekaligus cerdas.